Tertarik dengan posisi treasury di perbankan? Apa sih treasury itu?
Departemen treasury itu bertanggung jawab dengan likuiditas perusahaan. Seorang treausrer harus memonior cash flow perusahaan, baik itu current cash flow maupun projected cash flow. Dengan memaintain cash flow perusahaan tersebut, seorang treasurer akan mengetahui dana yang dibutuhkan perusahaan yang kemudian akan digunakan untuk membuat keputusan apakah perusahaan perlu untuk invest, atau memerlukan pinjaman.
Intinya, seorang treasury itu harus memastikan apakah perusahaan memiliki kas yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan operasi bisnis perusahaan dan memiliki tanggung jawab pada :
1. Cash Forecasting
Sementara staff akuntansi menghandle kas yang diterima maupun yang dikeluarkan, seoreang treasury akan mengcompile seluruh informasi dari subsidiari-subsidiari ke dalam cash forecast baik jangka pendek maupun jangka panjang. Cash forecast ini dibutuhkan untuk tujuan investasi dan untuk menentukan kapan kas dalam jumlah yang lebih banyak dibutuhkan.
2. Working Capital Mangement
Komponen utama dari working capital adalah cash forecasting dan cash availability yang mencakup perubahan dari current asset dan current liabilities. Kedua hal tersebut berkaitan langsung dengan sales perusahaan. Nah disini tugas dari treasury adalah untuk meneliti perubahan2 tersebut dan memberikan saran-saran yang diperlukan untuk perusahaan.
3. Cash Management
Informasi-informasi mengenai cash forecasting dan working capital digunakan treasury untuk memastikan bahwa kas yang dimiliki perusahaan mencukupi untuk kegiatan operasional perusahaan. Efisiensi dalam area ini dapat ditingkatkan dengan menggunakan cash pooling systems, yaitu mengombinasikan berbagai akun kredit dan debit perudahaan ke dalam 1 akun. Tujuannya untuk membatasi biaya transaksi perusahaan.
4. Investment Management
Seperti yang sebelumnya telah diahas, seorang staf treasury bertanggung jawab dalam memanage investasi yang tepat untuk perusahaan. Tujuan utamanya adalah mendapatkan maximum return dari investasi tersebut. Tentunya penting bagi treasury untuk memilah investasi yang tepat dan tidak berisiko tinggi, serta memastikan bahwa tanggal maturity dari investasi tersebut telah sesuai dengan projected cash yang dibutuhkan perusahaan.
5. Treasury Risk Management
Interest rates dari obligasi perusahaan berfluktuasi sesuai dengan market rates sehingga menjadi sangat berbahaya bila market rates meningkat. Tugas treasury di sini adalah untuk membuat strategi risk management dengan hedging untuk mengurangi risiko perusahaan.
6. Management Advice
Secara keseluruhan dari bahasan tadi, jelaslah bahwa treasury harus terus memonitor kondisi market secara kontan. Maka seorang treasury merupakan tempat manajemen mengetahu apakah ia harus membayar pada new debt offering, dan sebagainya.
Nah lebih kurang itulah tanggung jawab treasury perusahaan. Jadi wajib tau nih buat kita yang tertarik untuk menjadi treasury ke depannya. :D
Reference : Treasury Management by Steven Bragg
Departemen treasury itu bertanggung jawab dengan likuiditas perusahaan. Seorang treausrer harus memonior cash flow perusahaan, baik itu current cash flow maupun projected cash flow. Dengan memaintain cash flow perusahaan tersebut, seorang treasurer akan mengetahui dana yang dibutuhkan perusahaan yang kemudian akan digunakan untuk membuat keputusan apakah perusahaan perlu untuk invest, atau memerlukan pinjaman.
Intinya, seorang treasury itu harus memastikan apakah perusahaan memiliki kas yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan operasi bisnis perusahaan dan memiliki tanggung jawab pada :
1. Cash Forecasting
Sementara staff akuntansi menghandle kas yang diterima maupun yang dikeluarkan, seoreang treasury akan mengcompile seluruh informasi dari subsidiari-subsidiari ke dalam cash forecast baik jangka pendek maupun jangka panjang. Cash forecast ini dibutuhkan untuk tujuan investasi dan untuk menentukan kapan kas dalam jumlah yang lebih banyak dibutuhkan.
2. Working Capital Mangement
Komponen utama dari working capital adalah cash forecasting dan cash availability yang mencakup perubahan dari current asset dan current liabilities. Kedua hal tersebut berkaitan langsung dengan sales perusahaan. Nah disini tugas dari treasury adalah untuk meneliti perubahan2 tersebut dan memberikan saran-saran yang diperlukan untuk perusahaan.
3. Cash Management
Informasi-informasi mengenai cash forecasting dan working capital digunakan treasury untuk memastikan bahwa kas yang dimiliki perusahaan mencukupi untuk kegiatan operasional perusahaan. Efisiensi dalam area ini dapat ditingkatkan dengan menggunakan cash pooling systems, yaitu mengombinasikan berbagai akun kredit dan debit perudahaan ke dalam 1 akun. Tujuannya untuk membatasi biaya transaksi perusahaan.
4. Investment Management
Seperti yang sebelumnya telah diahas, seorang staf treasury bertanggung jawab dalam memanage investasi yang tepat untuk perusahaan. Tujuan utamanya adalah mendapatkan maximum return dari investasi tersebut. Tentunya penting bagi treasury untuk memilah investasi yang tepat dan tidak berisiko tinggi, serta memastikan bahwa tanggal maturity dari investasi tersebut telah sesuai dengan projected cash yang dibutuhkan perusahaan.
5. Treasury Risk Management
Interest rates dari obligasi perusahaan berfluktuasi sesuai dengan market rates sehingga menjadi sangat berbahaya bila market rates meningkat. Tugas treasury di sini adalah untuk membuat strategi risk management dengan hedging untuk mengurangi risiko perusahaan.
6. Management Advice
Secara keseluruhan dari bahasan tadi, jelaslah bahwa treasury harus terus memonitor kondisi market secara kontan. Maka seorang treasury merupakan tempat manajemen mengetahu apakah ia harus membayar pada new debt offering, dan sebagainya.
Nah lebih kurang itulah tanggung jawab treasury perusahaan. Jadi wajib tau nih buat kita yang tertarik untuk menjadi treasury ke depannya. :D
Reference : Treasury Management by Steven Bragg
Tidak ada komentar:
Posting Komentar